Showing posts with label puisi saya. Show all posts
Showing posts with label puisi saya. Show all posts

Sunday, November 22, 2015

Hujan sore itu

Rintik-rintik air berjatuhan
Yang mengingatkan aku akan satu hal
Apalagi kalau bukan dirimu?
Mungkin aku bertanya-tanya,
ya didalam hati ini
Dan,
bila disini hujan
Apakah disana,
tempat yang kau pijaki juga?
Apa kau merasa apa yang kurasa?
Apakah yang ada didalam hati kita itu sama?
Tapi aku berharap pelangi datang
Agar bisa kulihat dirimu tersenyum seperti pelangi itu
Damainya mengingatkanku padamu saat sore itu
Saat senja datang,
dan kita duduk berdua
Namun kau pulang,
dan hujan turun,
tapi dimanapun kamu,
apapun kondisi langitnya,
aku akan terus ingat padamu
Dan berharap,
kita bisa kembali duduk berdua bersana
Lebih mengenal, Lebih akrab lagi :)

Thursday, November 19, 2015

Suatu sore yang tak terlupakan



Tentang kita disuatu sore...
Disudut kota
Duduk berdua
Menanti senja datang

Tentang kita disuatu sore...
Dalam diam,
namun hati saling bicara

Tentang kita disuatu sore...
Saling menatap entah mengapa
Ya, tentang kita
Tentang aku dan kamu
Disuatu sore,
disini,
duduk berdua
Kamu yang selalu canggung
Dan aku yang selalu malu-malu

Tentang kita disuatu sore...
Mungkin awal dari cerita
Yang kutak tau bagaimana kelanjutannya

Tentang kita disuatu sore...
Biarlah langit yang menjadi saksinya
Dan,
biarlah aku yang akan selalu mengingat
Suatu sore pada waktu itu
Kira,
tentang aku dan kamu
di suatu sore

Tuesday, July 21, 2015

Kesendirianku



Aku terasing dalam sepi
Kesunyian yang mengunciku
Aku terpaku...
Sendirian,
Tanpa seseorang itu
Hanya diam,
Menatapi hujan yang jatuh lagi
Kosong rasanya
Hampa tanpa rasa
Sunyi sendiri dengan angan-angan
Keluarkan aku dari kesepian ini
Dari sunyi yang begitu menyiksaku
Dari kekosongan ini
Dan akhirnya...
Aku hanya terdiam,
di pojokan
Dengan angan dan juga mimpi
Sepi...
Kulihat jendela yang berembun,
bekas air hujan
Masih tersisa asa dijiwa ini
Ya, dalam sepi
Ditemani hujan,
juga renungan ini

                                     Ditulis oleh saya sendiri pada 22/02/15 lalu

Wednesday, March 12, 2014

Kisah kita



Awal yang biasa
Kini berubah semenjak ada dirimu
Semenjak kau hadir jadi bagian,
orang yang penting dalam hidupku
Meski aku tau kamu juga bagian,
dari masa laluku dulu
Kini hadir kembali...
Aku tak tau...
Apakah ini hanya kebetulan ataukah takdir
Kisah kita belum apa-apa
Tak mungkin aku berani untuk memulainya
Aku telah menerimamu apa adanya
Aku sudah berjuang sebesar ini
Aku telah memberi seluruh hati ini
Tapi engkau diam tak pernah peduli
Kau abaikan aku seakan aku hanyalah angin
Yang kutau tanpamu hidup ini tak berwarna
Yang kutau kamu itu baik,
walau sering mengecewakanku,
membuatku sakit,
seakan lemah dimatamu
Yang kutau kamu itu sempurna meskipun sebenarnya biasa
Yang kutau kamu tidak sekejam ini
Kisah kita belum berakhir...
Masih ada waktu agar semua bisa indah pada waktunya
Suatu hari kamu kan sadar aku berharga
Suatu hari kamu kan sadar bahwa aku setia
Suatu hari kamu kan sadar bahwa cuma aku yang selalu ada untukmu
Kisah kita memang tak seindah dongeng-dongeng itu
Namun akan indah pada waktunya,
suatu hari nanti♥

Sunday, March 9, 2014

Aku sakit



Kita bukanlah kita
Kita kan cuma sebatas teman
Bahkan dibilang teman pun tak layak
Ngobrol aja kita jarang atau mungkin gak pernah
Bahkan mendekatimu saja,
hanya sekedar melihat saja
Nyolek aja gak,
tapi kamu malah pergi
Emang salahku apa sih?
Kamu benci?
Kenapa?
Aku salah apa?
Kamu yang salah pun aku ikhlasin,
bahkan udah aku maafin
Tapi, kamu gak sadar, kan?
Kamu siapa sih?
Bukan siapa-siapa tapi kok segitunya sama aku?
Bilang aja sih...!!
Iya sini didepan gue!!
Gak bakal gue marahin kok
Lebih baik jujur aja
Kamu bahkan gak tau...
Kita dulu juga satu gedung, satu sekolah
Tapi, kan, kita emang bukan kita
Udahlah lupain aja...
Fokus sana sama apa yang mau kamu gapai
Aku cuma bisa bantu do'a aja dari jauh...

Saturday, February 1, 2014

Terserah kamu


Mulai sekarang,
Jangan ingat aku lagi
Terserah kamu mau bagaimana
Mau anggap aku ada atau tak ada
Aku gak peduli
Dan gak mau peduli lagi
Terserah kamu
Aku udah capek atas semua perlakuanmu kepadaku
Mulai sekarang,
Aku akan menjauh,
Berusaha takkan pernah hadir lagi dihadapanmu
Menghindar untuk menghilangkan rasa ini
Sekarang terserah kamu
Inilah aku apa adanya
Jika kau tak terima, yasudah masa bodoh
Terserah kamu, mau benci, mau gasuka, mau suka, mau pura-pura
Terserah...aku gak akan peduli lagi
Bila kamu inginnya aku begitu,
Aku akan benar-benar menjauh
Biarlah kau yang mencariku
Catat dihatimu, aku bukan orang yang pendendam
Tapi, terserah kamu mau bagaimana
Aku sudah lelah...
Terserah kamu
Ya, terserah kamu

Tuesday, May 14, 2013

Dia, Aku dan Waktu



Kapan aku bisa bertemu denganmu lagi?
Melihat senyuman manismu itu
Aku sungguh merindukanmu
Rindu akan dirimu
Aku rindu semua tentangmu
Andai saja waktu bisa terulang lagi
Aku akan memilih waktu itu
Tapi itu hanya mimpi
Aku ingin bertemu denganmu lagi
Memandangmu...
Namun waktu yang memisahkan kita
Aku yakin...
Kita pasti bertemu lagi
Entah kapan...
Hanya waktu  yang dapat menjawabnya
Dan tentu Tuhan ikut menentukan
Ingatlah aku...
Karena aku tak berhenti mengingatmu disini
Tuhan...
Pertemukanlah aku dengannya lagi
Aku sungguh kehilangan 
Tanpa dia
Jauhkan aku dengannya ya Tuhan, 
bila takdir tak mengizinkan kita bersama
Antara dia, aku dan waktu
Segala kenangan tentangmu...
Takkan pernah hilang dari ingatanku
Aku rindu kamu
Apakah kamu tau?
Aku berharap...
Kita bisa bertemu lagi
Waktu...
Yang pasti mempertemukan kita kembali
Mungkin sekarang belum saatnya
Ini cerita tentang kita dan waktu
Dan itu adalah...
Dia, aku dan waktu

Thursday, March 7, 2013

Nyanyian Rinduku


Aku dan kamu…
Apakah akan terus berlanjut
Atau hanya sampai waktu itu saja?
Akankah ada kisah-kisah baru dibalik kita berdua?
Akankah kau dan aku dipertemukan kembali?
Entahlah..
Aku dan kau juga pasti tidak tau
Akan seperti apa jalan hidup ini
Aku hanya berharap yang terbaik kepada Tuhan
Bilamana takdir dapat mempertemukan kita kembali
Yang mempersatukan aku dan kamu menjadi kita
Namun aku tak au kapan
Kau…
Apakah ada sedikit rindumu untukku?
Yang ada  dihatimu?
Aku…
Terus mengingatmu disini
Tanpa engkau rasanya mustahil bisa bertahan
Tapi aku menunggu…
Aku minta maaf bila pernah membuatmu malu dan kecewa
Aku tak pernah mencoba mempermainkan engkau
Didalam hatiku
Sesungguhnya namamu masih terukir
Entah sampai kapan akan kusimpan
Ingatanku tentangmu masih tersimpan dalam memori ini
Dan ini hanya sebuah “Nyanyian Rinduku”
Powered By Blogger
cursor by onehundred-vicless-nights

Please Translate Here