Friday, February 13, 2015

Tapi...



Tapi mengapa kau tak kembali?
Tapi mengapa kau menjauh?
Tapi mengapa kau menghilang?
Lagi...lagi...dan lagi

     Dan juga tapi, tapi lainnya. Yang aku sendiri tau, kata tapi akan dirimu sangatlah banyak, bahkan tak terhitung sama sekali.  Dan kau takkan mengetahui itu.
     Mungkin kau bertanya hal yang sama tentangku. Tapi aku harus bagaimana?  Kau tak pernah menanyakannya, begitu juga aku. Kita memang saling menyimpan gengsi.
     Aku tau, aku sadar siapa aku, apa posisiku. Tapi, dan mengapa harus kata 'tapi' lagi? Tapi mengapa kau tak berusaha, ya, agar waktu yang berlalu tak lewat begitu saja,  mubazir, percuma.
    Apabila kita berdua berada diwaktu yang sama,  apa yang akan kau lakukan? Menghindar, menjauh, atau malah senang karena teka-teki mulai terjawab? Entahlah.
    Masih dengan orang yang sama, yaitu kamu. Entah misteri apa yang ada diantara kita. Dan berapa banyak lagi pertanyaan yang diawali dengan kata 'tapi' itu sendiri.
   Aku tak tau mengapa aku masih peduli, dan bahkan menyimpan sejuta pertanyaan tentangmu. Aku masih sama, aku adalah diriku, dan kamu adalah dirimu. Aku ingin suatu saat aku akan mengetahui jawabannya,  tanpa keraguan, tentunya.

No comments:

Post a Comment

cursor by onehundred-vicless-nights

Please Translate Here