Monday, October 31, 2011

Perpisahan untuk Kepala Sekolah :')

      Hai semua! Hari ini Hari Perpisahan buat Kepala Sekolah sekolah gue tercinta, SMPN 10, Kemayoran, Jakarta Pusat. Rasanya sedih juga ya :') . Bagi gue dan murid-murid lain, beliau orang yang baik kok, beliau juga udah bagus banget mimpin sekolah kami ini.
      Perpisahan dimulai sejak masuk sekolah sampai jam 09.00 pagilah kira-kira. Ada enaknya sih sebenernya, karena hari ini 3 jam pelajaran dipake buat perpisahan doang, bukan buat belajar, jadi 3 jam gak belajar deh, lumayan kan.
     Acaranya sederhana aja. Diisi dengan Paduan Suara, Ngeband, Baca Puisi, dan NgeDance. Gue ikutan pas waktu Paduan Suaranya aja, kan emang semuanya disuruh nyanyi. Ada beberapa lagu yang gue gak hafal, jadi gue gak nyanyiin. Yang gue tau, lagu yang dibawain itu Lagunya Himne Guru, terus apa lagi gak tau deh, ane lupa sumpah. Kalo pas Ngeband, itu pada Bawain lagunya That Shoul Be Me, Hero, Selepas Kau Pergi, Tinggal Kenangan, terus apa lagi, ya? Gak tau ah lupa. Lagu yang menjiwai jiwa gue adalah Selepas Kau Pergi, gak tau kenapa suka aja sama tuh lagu. Cocok gitu sama gue. Kalo Baca Puisi, ini Kak Devita yang bacain Puisinya. Puisinya panjang banget tapi bagus sih menurut gue bait-baitnya. Kak Devita ikut Ekskul Mading, ekskul yang juga gue ikutin. Kalo ngeDance, setau gue sih itu anak kelas VIII ngedance pake lagunya SNSD tapi gue gak tau judulnya apaan *Maklum Gue bukan KPOPERS* dan juga anak kelas IX ngedancenya pake lagu Dream High kalo gak salah.
       Pegel sih duduk melulu. Haha...gue pikir hari ini lumayan juga 3 jam buat gak belajar cuyy. Sedih juag sih harus ganti sama Kepala Sekolah lain, gak tau siapa orangnya, Laki-laki atau Perempuan, gue belom tau. Semoga tetep baik deh. Amin
      Apalagi ya yang mau gue sampein? Segini aja kali, ya? Cukup sekian, Terimakasih. Semoga postingan ini bermanfaat buat kenang-kenangan juga :D 

Selamat Jalan...
Sampai Jumpa
Kami takkan melupakkanmu
Karena Jasa-jasamu
Salam Perpisahan :')

Sunday, October 30, 2011

Arief Muhammad (@Poconggg) di Majalah Kawanku ☺

     Hei semua. Coba lo liat deh Kawanku Edisi 110 yang terbaru. Dihalaman 88-89 ada Arief Muhammad (@Poconggg) !! Do you know @Poconggg ? Gak tau? NDESO dong haha._.
     Menurut gue Kak Arief itu ganteng juga ya. Pertama gue tau ternyata aslinya si @Poconggg ini ganteng pas kebongkar identitasnya itu lho. Disitu ditulis," confession of a POCONGGG. Dikit banget nih Artikel yang bisa ditampilin di Kawanku. Tapi lumayanlah, jadi tau sedikit-sedikit Infonya, hihiw :3. Coba kalian perhartiin deh, Kak Arief ini di Twitternya @Poconggg eksis banget, ya? Coba lo perhatiin deh, gak nyampe sehari aja Followersnya udah naik beribu-ribu *Envy?*. Buzet, kalo kita mah gak mungkin ya, kecuali kalo lo artis, haha-_-. Disini terbongkar rahasianya Kak Arief, antara lain:
  • Ternyata Kak Arief ini penakut! Katanya kalau kebangun malem-malem, terus kebelet pipis, dia minta bangunin orang buat bangunin orang. wkwk ternyata begitu toh
  • Pas masih sekolah, Kak Arief ini sering banget terlambat. Katanya sih ini karena kebiasaan begadangnya. 
  • DiMajalah ini juga dijelaskan, Kak Arief dulunya punya cita-cita jadi Dokter. Tapi, karena kakaknya sudah jadi Dokter, ia memilih Profesi lain. Sekarang Kak Arief milih Jurusan Hukum, katanya sih dia pengen jadi Pengacara. Gue bantu do'anya deh Kak, semanggat ya :)
  • KakArief sayang banget sama Keluarganya, apalagi sama Nyokapnya. Hmm..patut ditiru nih
  • Katanya Kak Arief malu PDKT ke Cewek duluan. Haha
  • Disini juga dijelaskan, Kak Arief bersyukur banget sama keadaanya sekarang. Katanya dia juga gak suka jadi orang yang terlalu sibuk, maklumlah, lo kan terkenal, Kak
  • Kak Arief ini lagi sibuk banget buat filmnya Poconggg juga Pocong (sama kayak bukunya dong?). Dan dia juga sibuk menggarap program di salah satu stasiun TV. 
Wew, cuma ini aja yang bisa gue sampein. Ini gue kasih Covernya dan halaman yang ada Kak Ariefnya. Hehehe :D


  Di Covernya ada Kakak gue, Bruno Mars, haha *ngimpibanget*


Nah ini nih! Gak keliatan ya? Beli aja deh Majalahnya yang edisi 110. Harganya RP.15.000 aja kok :) . Cek di Halaman 88-89 yang ada Kak Arief Muhammad (@Poconggg) nya !

Saturday, October 29, 2011

Handphone gue disita (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)


    Ih, pokoknya gue kesel banget sama hari ini ! Kayaknya sial banget deh sampe ketiban pulang *Lebaywkwk*-_-. Heehh, apalagi kalo bukan karena Handphone gue disita! Haallah...yang pasti disitanya sama Gurulah bukan sama ortu gua. Kejadian yang gak disengaja. Disaat gua berjalan, eeehh ada Guru Kesenian gue lewat liat gue lagin megang hp. Sial...gue kira tuh Guru cuma lewat aja, dan gak memerhatikan kesekelilingnya. Tapi tau-taunya tuh Guru tau-_-. Ya terus kelanjutannya hp gue disita deh sama Guru Kesenian gue itu *MukaPasrah* *TampangMemelas* . Tapi ini buat pengalaman gue juga deh, supaya gak sembarangan mainin hp kalo lagi disekolah. Atau mungkin gak usah bawa hp aja deh biar aman. Bener kan? Daripada terulang lagi. Dan sialnya lagi, biar tuh hp gue dibalikkin, gue harus panggil orang tua dulu buat ngambil lagi tuh hp *MampusAjedehGue*  *MukaPasrah* *TampangMemelas*. Lagian kali-kali gak usah pake dipanggil ortu kek, gak usah disita, toh hari Jum’at ini *TegaBeneryePakeDisitaSegala-_-* . Dan gue pun pasrah *MeratapiNasibYangBurukIni* .Bagi gue, hikmahnya ya harus hati-hati. Harus liat Sikon (Situasi dan Kondisi dulu), kalo udah aman, ya lanjut. Gue sih gapapa dan gamasalah kalo hp gue dibongkar isinya apa aja. Toh dihp gue gak ada yang Bokep-Bokep atau yang mencurigakkan gitu. Jadi silahkan aja deh kalo mau periksa, periksa aja, gue gamasalah *UdahPasrah* .Rasanya KESEL, GONDOK, mau MARAH dan gak tau deh apalagi. Yang bikin nambah KESEL adalah temen-temen sekelas gue. Bukannya Kasihani gue, malah pada nyukurin *DasarManusiaGakBerperasaan* *AwasajeKaloLoYangNgalaminHalItu* Mau gak digituin? Gak kan? Yaudah makanya jaga perasaan orang lain. Sesama Manusia gak boleh begitu lho, hargainlah perasaan orang, jangan bikin sakit hati *JadiGakNyambungHaha*
    Memang sudah Nasib gue kayak begini. Mau diapakan lagi? Semoga Ortu gue gak marah yakk kalo hp gue disita sama Guru *Bismillah lalu bilang Amin* . Segini aja, kan gue udah Curhat panjang lebar. Terimakasih :)

Thursday, October 27, 2011

Selamat Hari Blogger !! ☺

Gue (Cindy Yusniarti Yandini) sebagai Pemilik sekaligus Admin Blog ini. Mengucapkan SELAMAT HARI BLOGGER ! Teruslah berkarya dan berimajinasi lewat Blogger ! Tulisan, Gambar, Foto dan lainnya bisa jadi karya di Blogger. –Cindy Yusniarti Yandini :)

Wednesday, October 26, 2011

♕ Emo World ♕











Heart, Love and a Feeling for you ♥


You know?
How big my love for you
Every time I think of you
Whether it's morning, afternoon, evening and night
Mind you I only focused on a
The heart of this sincere love you
Do not doubt my word for it
Because the liver is just for you
For only you exist forever these hearts
No one other than you
Only you are a
This feeling will not disappear and would not change
Until the end of life call me
Until the end of my time

Tuesday, October 25, 2011

• My Hope • My Dreams •


God, is it wrong I love him? I really loved him, from the innermost heart he was just there this hearts. Nearer me with her. I was destined to be her soul mate. God, graciously pleas for just this once ~

Love Symbol : Rose


To kids, people like using toys, dolls, and others to express their love. To other people, they usually use greeting or smile while to the opposite sex, they commonly use flowers.
What flower do we use is depending on the culture we live in. But in general, rose is chosen to symbolize love. Red roses symbolize love and passion. White roses symbolize virginity and purity. Yellow roses symbolize jealousy and infidelity.

But the meaning of the rose can be seen by the torns along the trunk which is below the bud on top. It symbolizes the guardian who are loyal to protect the beauty of a woman.

Let us express our love. It can be by flower or anything, but the important thing is we use all of that from the depth of our heart.

Cinta itu...

Ada banyak banget definisi cinta di dunia ini. Mulai dari yang sains sampai yang super gombal. Tapi, enggak ada salahnya kalau kita nyontek lagi beberapa definisi cinta berikut ini. Siapa tahu langsung merasa 'klik' dan bisa menginspirasi.

"Love is when you don't have to be with another person to touch their heart."

"Love is when you've ran out of excuses for hating someone."

"Love is like salted water, the more you drink the more you thirst increases."

"Love is like a hole. Once you fall in, it's hard to get out."

"Love is not 50/50, it is not give and take. In love each partner gives 100% and takes nothing in return."

"Love is like wildflowers, it's often found in the most unlikely places."

"Love is like a toy, when you play you enjoy."


"Love is magic, it appears and disappears when it wants."

"Love is looking into someone's eyes and seeing yourself perfect for the first time in your life."

"Love is not looking or gazing at each other, but it's looking in the same direction."


"Love is about creating happiness, not being happy."

lisa

P3 = menunggu

Terlalu senja untuk cinta
Terlalu pagi untuk mati

Bukan itu....
Tapi bukan pula cinta
Hanya sekuntum bunga layu
Tinggal sayu yang pengumpul banyu

Terlambat.....
Pria angkat sauh jiwa raga
Pendam sesal Sang Hawa

          Hei,aku ingin bertanya...kamu tahu bagaimana resahnya menunggu ?
          Aku rela jika saat tiba di nikmatnya surge, aku aku masih berdiri di gerbang  dan menunggu sebuah  nama dengan huruf awal P yang kutunggu selama ini. Bahkan, jika aku terhembus ke neraka...Aku pastikan sang empunya nama berhuruf awal P ada di sana.
          Menyaksikan bagaimana kami betemu dan kami terpisah. Bertemu lagi dan terpisah lagi. Sampai akhir hayat ,aku pastikan seorang  yang aku cari berada di dekatku.
***
          Dear Patrick....
          Maaf jika aku terlalu menyatakan ini.
Karena kamu harus tau bagaimana  perasaanku saat  pertama kali bertemu dengan kamu...
          Memang aku tidak bisa  merangkai kata-kata seperti layaknya puisi, tapi aku ingin mengatakan padamu. Aku suka kamu....
          Love....
          Inersia.
          Hmmmffff...aku melipat kertas berwarna pink yang berada dalam genggamanaku dan aku masukan ke sebuah amplop berwarna sama. Sudah siang, hampir pukul satu siang yang berarti saatnya aku untuk melangkah  pulang dan harus menyampaikan surat yang sudah lama ingin aku sampaikan pada Patrick, seorang yang sudah lama aku sukai .
          Dulu, aku sempat patah semangat saat mengetahui banyaknya penggemar Patrick di sekolah ini. Tapi, sekarang aku harus percaya diri karena surat ini  hanya sebagi saran untuk menyampaikan perasaanku pada Patrick.
          Jika di terima bersyukur. Jika tidak, sudahlah...
          Aku melangkahkan keluar kelas, dan melihat jam tangan. 'Seharusnya Patrick sudah selesai latihan basket.' Kataku dalam hati.
          Kakiku melangkah pelan menuju lapangan basket, tanganku berkeringat saat melihat Patrick di sudut lapangan bersiap untuk pulang. Patrick sudah mendkati pintu gerbang SMA Prestasi, jantungku seakan mau berhenti karena melebihi batas normal detak jantung manusia. Tapi, aku masih terdiam di luar lapangan.
          Tanganku bertambah dingin, Patrick berada di depanku dengan posisi membelakangi.
          Hmmmmmmmffffff...aku menghela napas panjang lagi. Aku berjalan pelan mendekati Patrick, tanganku hndak menyentuh pundak Patrick sedikit. Sedikit lagi.
          Dan Patrick berjalan menyeberang jalan sebelum aku menyapanya.
          'Ah, terlambat!' Aku menunduk lesu dan tanpa daya berbalik pergi.
          BRUK! Sebuah suara keras terdengar dari belakangku. Dengan perasaan takut aku berbalik.
          Pria muda diseberang jalan sudah trkulai lemah berlumuran darah. Aku jatuh berlutut, surat berwarna pink itu terjatuh dan terbawa angin yang berembus.
          Meninggalkan surat yang tidak akan pernah tersampaikan.
***
          Pada satu pagi, aku terlahir sebagai seorang bayi. Tangisanku menggema saat aku menyadari dinginnya udara disekitarku.
          "Wah, Pierre punya adik!" Suara anak laki-laki itu brteriak gembira menyambutku. " Ma, nama adik Pierre siapa?" Anak laki-laki itu menoleh ke seorang wanita yang duduk disebelahnya.
          "Alice..nama adik Pierre, Alice..."
          Kulihat anak laki-laki itu tersenyum menatapku.
          Mulai hari itu aku dinamakan Alice Anastasia. Nama belakangku adalah nama ibuku, dan aku tidak memakai nama belakang dari Ayah karena aku tidak mempunyai Ayah. Dia sudah meninggalkan Ibu dan Pierre jauh sebelum aku terlahir. Kata ibu, ayah meninggal di sebuah kecelakaan pesawat.
          Setiap hari aku semakin mencintai keluargaku yang baru. Terutama Pierre, kakakku. Dia selalu menemaniku saat pergi sekolah, bermain, belajar, bahkan saat aku sedih atau gembira.
          Tibalah saat aku dan Pierre beranjak dewasa. Dan raut wajahnya yang ceria dan bentuk tubuhnya yang tegap dan tinggi mengingatkanku pada Patrick. Smakin bertambah umur kami, semakin kami jauh. Pierre semakin jarang pulang dan makan di rumah. Seringkali aku menunggunya di runag keluarga sampai tertidur, dia belum pulang sampai pagi menjemput.
          Aku melihat jam dindingku, pukul 12 malam. Pierre belum pulang, padahal hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke - 20. Kuraih ponsel yang tergeletak di atas meja.
          To: Kak Pierre...!
          Kak, kenapa belum pulang? Hari ini ulang tahun kakak, lho!
          Pesan singkat itu terkirim tapi tidak dibalas, entah apa yang sedang dia lakukan saat ini. Aku hanya ingin dia tahu betapa aku sangat menyayanginya.
          Malam itu aku kembali tertidur di ruang keluarga. Dan betapa kagetnya aku saat dia ternyata sudah pulang dan masuk ke kamarnya, aku terburu-buru untuk pergi kuliah sehingga aku tidak menjenguknya dan berbasa-basi.
          Akhirnya, selesai kuliah aku buru-buru menjenguk Pierre sambil membawa jus jeruk dan roti panggang kesukaannya. Aku ketuk pintu kamarnya.
          Tidak ada jawaban.
          "Kak Pierre..." Sekarang aku memanggil namanya. Masih tidak terdengar jawaban.
          Dengan nekat aku memutar kenop pintunya perlahan, "Kak, ini aku bawakan.." kalimatku tertahan di tenggorokan.
          Prang! Gelas yang aku pegang jatuh. Bibirku tak kuasa untuk berteriak.
          Pierre sudah terbujur kaku di atas tempat tidurnya. Mulutnya berbusa, dan matanya kosong. Beberapa pil berwarna putih terlihat berserakan di sekita tubuhnya.
          Dia kmbali meninggalkanku.
          Dan aku kembali mencarinya.
***
          "Patricia Laurensia?" Aku bertanya pada seorang wanita di hadapanku. Wanita itu bertubuh tinggi dan rambut hitam panjangnya tergerai indah.
          Wanita muda di hadapanku hanya mengangguk sopan.
          Belum lima menit wanita muda itu duduk, tapi aku sudah merasakan kalau dia yang aku cari. Sinar matanya penuh percaya diri seperti Patrick, tapi bedanya dia bernama Patricia. Tapi, sudahlah...
          Mulai hari ini dia akan bekerja di perusahaanku sebagai seorang sekretaris.
          Aku tidak yakin dia akan tahan terhadap sikap keras dan perfeksionis yang aku punya, karena dari kecil aku memang dididik untuk keras dan tidak mudah menyerah. Mungkin karena pengaruh didikan itu aku menjadi sedikit kaku dan tidak tahu bagaimana caranya bersenang-senang di usiaku yang akan menginjak 30 tahun.
          Sudah satu tahun Patricia bekerja sebagai sekretaris yang bersedia membantuku, dan malam ini aku diajak untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan salah satu karyawanku. Untunglah para bawahanku masih menganggapku manusia normal bukan seorang pemimpin yang lebih memilih terkurung di ruangan kerja daripada bersosialisasi.
          Ternyata Patricia juga menghadiri pesta pernikahan ini. Dia datang bersama seorang pria. Dia menghampiriku.
          "Selamat malam, Pak Dyas... kenalkan ini suami saya..."Patricia tersenyum manis.
          Seharusnya kamu tahun rasanya tertarik pada seorang wanita yang ternyata sudah mempunyai suami. Dan malam itu aku terus bermimpi kapan aku yang berada di sana dan menyanding seorang cowok dengan nama yang berhuruf awal P.
***
          Kali ini aku masih menunggu di gerbang surga untuk mencari sebuah nama dengan huruf awal P.
          Dan aku terlahir entah untuk keberapa kalinya dan menemukan nama dengan huruf awal P untuk ke sekian kali. Akhirnya, mereka sang empunya nama P meninggalkanku untuk kesekian kali pula.
          Aku menemukan jiwa bukan raga seorang yang bernama Patrick.
          Berkenankah para malaikat yang menunggu menyampaikan surat yang tidak pernah tersampaikan untuk P?

          Dear Patrick...
          Jika akhirnya kita bisa bertemu di kehidupan lain, di surga, ataupun di neraka. Aku hanya ingin kamu tahu...aku akan selalu mencari dan menunggumu. Karena aku saying kamu, Patrick.
          Love...
          Inersia, Alice, Dyas...

Oleh: Deani Sekar
cursor by onehundred-vicless-nights

Please Translate Here