Saturday, November 30, 2013

Kamu

  
      Kamu. Iya, kamu. Yang bila ada dihadapanku, bahkan untuk sekedar menyapa dan menatapmu aku tak bisa. Kamu selalu aku cari didalam hatiku.
      Kamu yang entah siapa dulu pernah hadir setahun. Dan setahun, tepatnya beberapa bulan lagi, mungkin kita takkan pernah bertemu lagi.
      Aku bukanlah orang yang mudah mengutarakan perasaan dengan mudah bila benar-benar aku menyukai seseorang. 
       Aku sudah biasa melihat orang yang kucinta bersama dengan orang lain dan itu bukan aku! Aku terbiasa disakiti oleh makhluk tak berperasaan. Mungkin lebih baik aku sakit daripada sakit hati. Tapi, nyatanya kamu gak akan peduli kan? Emang kamu peduli? Butuh kiamat dulu baru bisa membuktikan bahwa kamu peduli sama aku, atau mungkin aku harus mati dulu biar tau kamu beneran peduli atau biasa aja.
     Tolong jangan menghindar. Aku tak bermaksud merusak hubungan kalian. Aku hanya ingin melihatmu dan ingin mengenalmu lebih dekat, tanpa ada maksud menusuknya atau menyakitinya. Karena bila kamu bahagia, aku bahagia meskipun itu sesak yang teramat dalam.
      Aku tak tau apa yang sebenarnya ada didalam hatimu. Aku tak mau berharap, aku tak ingin kecewa. Tapi, aku yakin aku menyayangimu lebih dari rasa sayangnya padamu. Tak ada maksud terselubung, hatiku tulus.
      Aku masih bertanya-tanya tentang semua ini. Mungkin Tuhan nyiptain kamu cuma buat numpang lewat alias sementara saja, Tapi, aku percaya takdir. Dan aku menunggu kisah selanjutnya melalui garis tangan, yaitu takdir yang Tuhan ciptakan.  

Sunday, November 24, 2013

IPA atau IPS?

       Hai! Gue balik sebagai calon psikolog yang merangkap menjadi penulis juga *haha Amin :). Penjurusan sekarang udah dimulai dari kelas sepuluh. Dan mari gue bahas sampai tuntas.
       Di Indonesia, ada dua jurusan, yaitu IPA dan IPS. Nah, kalian yang mana nih guys? Gue sih IPS. Sebenernya semua jurusan sama aja sih, tergantung gimana lo nya aja, kan? Sebagai anak IPS, yah gue bahas IPS dulu ya, bukannya pilih kasih, tulisan ini mencakup IPA IPS kok.


       IPS itu singkatan dari Ilmu Pengetahuan Sosial *ini mah anak SD juga tau kalee-_-. Pelajaran utama dalam jurusan ini adalah Sosiologi, Ekonomi, Geografi dan Sejarah. Favorit gue sih Sosiologi sih, apalagi mengingat gue sebagai calon psikolog *Amin. Yang namanya ilmu sosial ya yang dipelajari kebanyakan hafalan. Meski ada hitungannya juga sih di Ekonomi/Akuntansi dan Matematika. Ilmu Sosial juga mempelajari apa yang terjadi dimasyarakat. Tapi kita tetap dapat banyak pelajaran IPA dipelajaran Geografi.

Ciri-ciri IPS itu:
  • Ilmunya emang gak sekonkret IPA sih.
  • Banyak hafalannya.
  • Mempelajari ilmu-ilmu sosial.
  • Mapel: Ekonomi, Sejarah, Sosilogi dan Geografi.
Biasanya yang masuk jurusan IPS itu:
  • Orangnya pd, IPS itu harus banyak unjuk diri. Ya namanya juga ilmu Sosial.
  • Mungkin banyak omong dan agak bawel.
  • Suka menghafal.
  • Suka berinteraksi dan bergaul.
  •  Kurang suka pelajaran berhitung.
  • Sedikit nakal mungkin, tapi cerdas :D.
        Anggapan yang menganggap anak IPS itu bodoh itu salah! Tolong dong jangan mendiskriminasi jurusan. IPA IPS itu minat bukan karena bodoh atau pinter! Well, anak IPS bisa kerja didalam maupun diluar ruangan. Bisa jadi pengusaha, psikolog, sejarawan, sosiolog, akuntan dan pedagang. Banyak kok orang sukses yang terlahir dari nak IPS. Temen SMP gue yang pinter juga masuknya IPS. Tapi, sekali lagi itu semua tergatung pada minat anda.

Kelebihan IPS/anak IPS:
  • Pelajaran berhitungnya tak sebanyak di Jurusan IPA.
  • Lebih banyak bersosialisasi dan berinteraksi dengan masyarakat.
  • Solideritasnya tinggi.
  • Biasanya punya banyak ide dan kreatif.
  • Suka bergaul.


         Dan ini pendapat gue tentang IPA. Yang katanya sih anak-anak pinter ya. Padahal IPA IPS itu sama aja, guys. Yaudah langsung gue utarakan aja.
        IPA itu singkatan dari Ilmu Pengetahuan Alam *anak SD juga tau ini mah. Pelajaran utama dalam jurusan ini adalah Biologi, Kimia, Fisika dan Matematika. Kenapa gue gak masuk jurusan IPA aja? Karena gue benci yang ribet-ribet, apalagi gue lemah dipelajaran berhitung, padahal ada saran guru BK masuk IPA sih, tapi gue nolak dan masuk IPS. Gue gak malu. Gue bangga jadi anak Sosial. Yang dipelajari Ilmu alam biasanya lebih banyak berhitungnya, ada sih pelajaran hafalan di Biologinya. Mempelajari tentang alam, rumus-rumus, dsb. Gue kurang bisa ngejelasin karena gue bukan anak IPA hehehe.

Ciri-ciri IPA itu:
  •  Ilmunya pasti. Ya kayak hukum matematika gitu deh1+1=2.
  • Lebih banyak berhitungnya daripada hafalannya. Meski ada hafalan itu ada dipelajaran Biologi.
  • Harus banyak menganalisa.
  • Mapel: Biologi, Fisika, Kimia dan Matematika
 Biasanya yang masuk jurusan IPA itu:
  • Orangnya serius-serius. 
  • Lebih pendiam, gak banyak omong, tapi banyak juga sih yang bawel.
  • Suka berhitung daripada menghafal.
  •  Mungkin karena ikut-ikutan biar dibilang kece, pinter, dsb. Maaf ini cuma pendapat gue aja, karena gue juga mengamati lingkungan sekitar gue.
         Emang sih IPA itu ilmunya pasti. Anggapan yang bilang semua anak IPA itu baik, pinter dan bener semua, itu juga salah! Gue liat disekitar gue, banyak juga anak IPA yang begajulan, nakal, sok baik, dsb gitulah. Biasanya yang masuk jurusan IPA itu bisa jadi dokter, perawat, bidan, dsb. IPS itu mungkin lebih ceplas ceplos dan apa adanya. Tapi itu semua tergantung minat anda. IPA IPS sama aja!

Kelebihan IPA/anak IPA:
  • Buat yang suka berhitung, this is your zone!
  • Pinter di bidang hitung menghitung.
  • Lebih jago menganalisis.
  • Suka bersaing.
  • Biasanya lebih banyak ikut kompetensi/lomba Sains gitu.
        Ya, gitu aja. Karena gue juga bukan ahilnya untuk menjelaskan semua ini. Semoga kalian suka. Dan saran gue, jangan gengsi ambil jurusan karena ikut-ikutan temen, dan inget IPA IPS sama aja! Sampai jumpa. See you for the next time :))

Saturday, November 23, 2013

Bullying is not cool!

      
         Apa itu bullying? Bullying itu adalah penindasan yang mengarah pada kekerasan *sok tau-_- ya itu setidaknya menurut gue. Tapi, yang perlu diingat, semua orang pasti pernah ngebully orang. Ada tiga jenis bullying, yaitu melalui kontak fisik (memukul, memalak, dsb), lisan (mengejek) dan cyberbulling yaitu kekerasan yang ada di internet. Biasanya bullying dilakukan oleh geng-geng atau kelompok tertentu. Mereka mungkin menganggap itu keren. Mereka menganggap itu biasa dan mungkin mereka menganggap itu lelucon. Gue sendiri pernah dibully. Ya, pernah. Cukup parah jugalah, kayak: dilemparin tong sampahlah, disiram teh manislah, dilemparin es batulah, dikata-katainlah. Oh iya cyberbullying itu kayak ngebajak status tweet/fb orang, ngehack akun orang dan yang berhubungan dengan dunia maya pokoknya. Yang gue sebel, kenapa orang-orang yang melihat aksi bullying hanya diam aja? Kenapa mereka gak bertindak apa-apa? Bukannya kalau mereka diam, itu cuma akan melancarkan perbuatan pembully itu? Bukankah itu semakin membuat korban tersiksa? 
         Mengapa bullying terjadi? Mungkin karena si pelaku kurang perhatian, pernah dibully, terpaksa ikut karena tergabung dalam kelompok tertentu, pengen dianggap keren padahal sebaliknya, dsb. Kayaknya gue cocok jadi psikolog deh kalo gitu.
         Kebanyakkan bullying itu terjadi disekolah. Para pelaku ini mungkin menganggap diri mereka adalah jagoan. Dan mereka menindas orang-orang yang lemah. Biasanya yang dibully itu hanya sendirian lho. Dan yang ngebully itu rame-rame, jelaslah babak belur jadinya-_-.
         Mari hentikan bullying dari sekarang. Kalo melihat ada teman yang dibully, mari kita bela, jangan cuma diam karena takut. Karena diamnya kita akan membuat si pembully itu semakin menjadi-jadi. Bullying is not cool. Kalo mau jadi jagoan, ikut aja beladiri sono. Tapi jangan disalahgunain juga, sih.
       Dampak buat korban bullying itu gak main-main lho. Mereka bisa aja stress, depresi, malas bergaul, menutup diri, trauma, mencoba hal-hal yang tidak baik dan yang paling parah adalah mencoba bunuh diri. Buat kalian yang suka ngebully orang, berhenti dari sekarang!
       Karena kita tau, bullying dinegara kita sudah bukan hal asing lagi. Ironisnya, bullying terjadi hampir diseluruh negara didunia ini. Kasus bullying di Indonesia yang paling tenar adalah kasus bullying Don Bosco, kira-kira setahun yang lalu. Katanya sih korban dipukul dan disundut rokok.
         Hentikan bullying! Dampaknya bukan hanya buat korban aja, pelaku dan saksi juga ikut kena. Bagi pelaku dampaknya adalah mereka suka menindas, melukai, memukul, mengejek, menjadi anak yang bermasalah dan nakal. Bagi para saksi, dampaknya adalah ketakutan.
       Nah, udah tau kan infonya dari gue? Gimana? Bagus gak? Stop Bullying. Because, Bullying is not cool, true? Hidup damai itu indah. Cintailah sesama dan hindarilah bullying! Sampai jumpa :) Salam damai!

Friday, November 22, 2013

Seks Bebas? Coba pikirkan lagi!

        Udah dua bulan gak ngeblog, dan hari ini gue menyempatkan diri untuk mengisi kekosongan selama beberapa bulan ini.


      Sebulan lalu, kira-kira awal Oktober kemarin, santer terdengar kabar yang sungguh memalukan bagi negeri tercinta ini. Ya, dua insan yang masih dibawah umur, masih SMP, berasal dari sekolah yang cukup favorit, berbuat asusila dan tersebar didunia maya. Videonya bisa anda lihat di You Tube *sesat weleh-_-. Tapi jujur gue gak pernah liat tuh video. Mereka berbuat (maaf) mesum disebuh ruangan kelas. Mereka berasal dari SMPN 4, Sawah Besar, Jakarta Pusat *untung gue bukan alumni sana. Tapi kasian yah murid lain yang gak terlibat, juga guru-guru sama kepala sekolah yang ikut menanggung malu, apalagi, nama baik sekolah ini terancamlah pastinya. Jangan dicontoh ya teman-teman. Dosa besar dan dampaknya gak baik.
        Coba kita pikirkan kembali.  Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pengawasan, kurang perhatian, ingin mencoba yang dilarang tanpa peduli dampak dan resikonya apa, kurangnya pengetahuan dan lemahnya iman. Jangan dicoba, kita belum dewasa dan itu sadalah perilaku berzina. Jangan pikirkan kenikmatan sesaat itu-_-. Menjadi dewasa itu pasti, tapi dewasa sebelum waktunya itu tidak baik.
       Ya, seks bebas itu merugikan. Apalagi buat para cewek. Gimana kalo hamil coba? Emang doi mau tanggung jawab? Kan belom tentu. Apalagi dampaknya juga bisa menyebabkan yang melakukan tertular penyakit kelamin. Makanya kalo ada yang ngajakin kayak gitu, walau tuh orang pacar kamu atau orang yang kamu cinta, jangan mau kalau belum nikah! Haram hukumnya.
       Hey, cinta itu indah teman. Jangan kau kotori itu. Kesucian itu harus dijaga. Jangan mau dibujuk untuk melakukan hal yang bukan-bukan. Pikirkan matang-matang sebelum melakukan sesuatu, jangan sampai terjerumus ke hal-hal yang negatif. 
        Ini saran gue untuk menghindari seks bebas:
  • Dekatkanlah diri kepada Allah. Patuhi perintahnya dan jangan lupa jauhi larangannya.
  • Jangan 'tergoda' untuk melakukan hal terlarang itu. 
  • Kalau lagi surfing di Internet, jangan cari yang bokep-bokep atau yang jorok. Jangan. 
  • Bertemanlah dengan mereka-mereka yang gak piktor ya.
  • Pikirkan untung ruginya. Untungnya sih emang gak ada, buat cewek rugi semua malah. Kamu mau keperawanmu hilang begitu saja? Hey, don't stupid girls! 
  • Sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat dan positif.
  • Cowok dan cewek gak selayaknya berduaan. Kalo yang ketiga setan, usahakan rame-rame. Karena cewek cowok kalo berduaan ya gitu deh, gak baik dan takutnya kayak kasus SMP 4-_-. Astagfirullah jangan sampai.
  • Ikut banyak kegiatan di sekolah. 
          Hmm, mungkin segini aja deh. Post ini gue buat cuma buat sekedar ngingetin aja. Jadilah remaja yang baik. Jangan kau sia-siakan hidupmu untuk hal yang tidak berguna dan juga merugikan itu. Sekian, sampai jumpa :)
cursor by onehundred-vicless-nights

Please Translate Here