Thursday, July 3, 2014

Antara awan dan langit


    Apa yang kamu lihat jika melihat awan dan langit? Hmm, bagiku biru keputih-putihannya membuat jiwa menjadi damai, tentram hati jika melihatnya. Semua orang tau, awan itu putih, langit itu biru. Namun kadang perpaduannya sangatlah menakjubkan. Awan dan langit adalah penerang bagi semua. Tanpa ada keduanya, langit tak akan indah. Bumi pun mungkin akan sangat panas karena tanpa adanya awan  dan langit, material-material itu menjadi acak, karena matahari saja panasnya menyengat.  
    Aku selalu suka awan, dan juga langit. Biarpun pagi telah menjadi malam, kedamaian itu masih terasa. Awan dan langit memang tak terpisahkan. Selalu saja ada kisah indah dibalik itu semua.
    Awan dan langit memang tak terpisahkan. Tanpa ada awan, langitpun kesepian. Dan bisa kau tau, aku ingin kita bagaikan awan dan langit yang tidak terpisahkan.
    Untuk kesekian kalinya,  jarak yang memisahkan kita. Waktu yang melarang kita untuk bisa bersatu sekarang. Waktu dan jarak tak pernah salah. Namun aku yang terlalu cemas. Hati ini akan selalu ada, untukmu. Selalu menerima. Karena aku tau, kita sama. Namun kebisuan yang mengunci kita. Bahkan saat bertemu, saat kamu ada, saat kita, masih saja canggung dan salah tingkah. Namun sekarang aku percaya, cinta itu ada. Akan kujaga. Semoga kita adalah awan dan langit itu :)
Tersenyumlah, untuk kita walau tak jumpa:')
cursor by onehundred-vicless-nights

Please Translate Here